Pages

Subscribe:

Rabu, 23 Oktober 2013

GAMBARAN UMUM ETIKA


Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk. Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1988). Pengertian etika dalam tiga arti :
1.      Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral
2.      Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
3.      Nilai mengenai benar atau salah yang dianut di masyarakat

PRINSIP-PRINSIP ETIKA
Dalam peradaban sejarah manusia sejak abad keempat sebelum Masehi para pemikir telah mencoba menjabarkan berbagai corak landasan etika sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Para pemikir itu telah mengidentifikasi sedikitnya terdapat ratusan macam ide agung (great ideas). Seluruh gagasan atau ide agung tersebut dapat diringkas menjadi enam prinsip yang merupakan landasan penting etika, yaitu keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran.
Prinsip Keindahan
Prinsip ini mendasari segala sesuatu yang mencakup penikmatan rasa senang terhadap keindahan. Berdasarkan prinsip ini, manusia memperhatikan nilai-nilai keindahan dan ingin menampakkan sesuatu yang indah dalam perilakunya. Misalnya dalam berpakaian, penataan ruang, dan sebagainya sehingga membuatnya lebih bersemangat untuk bekerja.
Prinsip Persamaan
Setiap manusia pada hakikatnya memiliki hak dan tanggung jawab yang sama, sehingga muncul tuntutan terhadap persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, persamaan ras, serta persamaan dalam berbagai bidang lainnya. Prinsip ini melandasi perilaku yang tidak diskrminatif atas dasar apapun.
Prinsip Kebaikan
Prinsip ini mendasari perilaku individu untuk selalu berupaya berbuat kebaikan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Prinsip ini biasanya berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu orang lain, dan sebagainya. Manusia pada hakikatnya selalu ingin berbuat baik, karena dengan berbuat baik dia akan dapat diterima oleh lingkungannya. Penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesungguhnya bertujuan untuk menciptakan kebaikan bagi masyarakat.
Prinsip Keadilan
Pengertian keadilan adalah kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya mereka peroleh. Oleh karena itu, prinsip ini mendasari seseorang untuk bertindak adil dan proporsional serta tidak mengambil sesuatu yang menjadi hak orang lain.
Prinsip Kebebasan
Kebebasan dapat diartikan sebagai keleluasaan individu untuk bertindak atau tidak bertindak sesuai dengan pilihannya sendiri. Dalam prinsip kehidupan dan hak asasi manusia, setiap manusia mempunyai hak untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendaknya sendiri sepanjang tidak merugikan atau mengganggu hak-hak orang lain. Oleh karena itu, setiap kebebasan harus diikuti dengan tanggung jawab sehingga manusia tidak melakukan tindakan yang semena-mena kepada orang lain.
Prinsip Kebenaran
Kebenaran biasanya digunakan dalam logika keilmuan yang muncul dari hasil pemikiran yang logis/rasional. Kebenaran harus dapat dibuktikan dan ditunjukkan agar kebenaran itu dapat diyakini oleh individu dan masyarakat. Tidak setiap kebenaran dapat diterima sebagai suatu kebenaran apabila belum dapat dibuktikan. Semua prinsip yang telah diuraikan itu merupakan prasyarat dasar dalam pengembangan nilai-nilai etika atau kode etik dalam hubungan antarindividu, individu dengan masyarakat, dengan pemerintah, dan sebagainya. Etika yang disusun sebagai aturan hukum yang akan mengatur kehidupan manusia, masyarakat, organisasi, instansi pemerintah, dan pegawai harus benar-benar dapat menjamin terciptanya keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran bagi setiap orang.

BASIS TEORI ETIKA
1.      Etika Teleologi
         Teleologi berasal dari bahasa Yunani yaitu telos yang memiliki arti tujuan. Dalam hal mengukur baik buruknya suatu tindakan yaitu berdasarkan tujuan yang akan dicapai atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan dari tidakan yang telah dilakukan. Dalam tori teleologi terdapat dua aliran, yaitu:
a.        Egoisme etis
Inti pandangan dari egoisme adalah tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar kepentingan pribadi dan memajukan diri sendiri.
b.        Utilitarianisme
berasal dari bahasa Latin yaitu utilis yang memiliki arti bermanfaat. Menurut teori ini, suatu perbuatan memiliki arti baik jika membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.
2.      Deontologi
            Deontologi berasal dari bahasa Yunani yaitu deon yang memiliki arti kewajiban. Jika terdapat pertanyaan “Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak karena buruk?”. Maka Deontologi akan menjawab “karena perbuatan pertama menjadi kewajiban kita dank arena perbuatan kedua dilarang”. Pendekatan deontologi sudah diterima oleh agama dan merupakan salah satu teori etika yang penting.
3.      Teori Hak
            Dalam pemikiran moral saat ini, teori hak merupakan pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku. Teori hak ini merupaka suatu aspek dari teori deontologi karena berkaitan dengan kewajiban. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia adalah sama. Oleh karena itu, hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.
4.      Teori Keutamaan ( Virtue )
          Dalam teori keutamaan memandang sikap atau akhlak seseorang. Keutamaan bisa didefinisikan sebagai disposisi watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkan seseorang untuk bertingkah laku baik secara moral. Contoh sifat yang dilandaskan oleh teori keutamaan yaitu kebijaksanaan, keadilan, suka bekerja keras dan hidup yang baik.

EGOISM
Egoisme merupakan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri. Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang dicintainya atau yang dianggap sebagai teman dekat.
 

Senin, 24 Juni 2013

IF I BECOME A BUSINESSMAN IN THE FUTURE


Business is an organization that sells goods or services to consumers for a profit. Now, there are many businesses that develop, not only do business in the market alone, many businesses today are through online.

To start a business, have to think about what products will be in production. Previously required an analysis of the needs of the surrounding community will be things that they need.

I am very interested in business activities, now I've started a small business whose profits are still little. But I believe my business in the future this could be a great business and earn huge profits.

Products I sell are products that are designed specifically for pants teenagers to adults. For now I am selling an online fashion, and the people nearby. And for the future, I want to open a shop and not only sell pants, but could sell apparel and other clothing needs.

Jumat, 19 April 2013

Analisis SWOT


a.      Strategi Produk (Product Strategy)
Dalam strategi produk ini, minimarket berusaha untuk menekankan pada produk  yang ditawarkan disesuaikan dengan berbagai macam kondisi serta permintaan masyarakat yang ada, sehingga diharapkan akan dapat mencapai sasaran yang luas. Karena perusahaan ini merupakan minimarket yang bergerak dibidang penjualan bermacam-macam kebutuhan sehari-hari. Adapun barang yang ditawarkan oleh indomaret meliputi : makanan, minuman, alat tulis, kosmetik, makanan ringan, peralatan mandi, dan lain-lain. Semua produk yang di jual di indomaret selalu di update sehingga tidak ada produk expired yang terjual.

b.      Strategi Harga (Price Startegy)
Strategi harga yang ditentukan atas penjualan produk di indomaret merupakan harga yang telah disesuaikan dengan minimarket lainnya dan masing-masing produk memiliki harga yang berbeda-beda dan harganya terjangkau dikalangan mahasiswa.

c.       Strategi Distribusi / Tempat (Place Strategy)
Strategi Distribusi / Tempat merupakan hal yang penting untuk penetuan lokasi dalam memasarkan produk yang ditawarkan kepada masyarakat. Apakah tempat yang telah ditentukan minimarket sudah tepat sebagai sasaran penjualan, dari segi akses jalan, maupun situasi lingkungan sekitar. Lokasi yang ditentukan oleh minimarket bisa dikatakan mencukupi kriteria-kriteria diatas. Lokasi yang dipilih oleh minimarket bisa dikatakan cukup strategis, karena terletak berdekatan dengan Universitas Gunadarma. Selain itu situasi lingkungan sekitar juga terbilang baik, dari segi keamanan dan juga tempat parkir yang memadai. Dan yang paling penting adalah lokasi minimarket memiliki akses jalan yang mudah dicapai oleh konsumen.

d.       Strategi promosi (Promotion Strategy)
Dalam memasarkan produk-produknya, indomaret melakukan berbagai upaya promosi untuk meningkatkan tingkat penjualannya. Misalnya memberikan potongan harga terhadap barang-barang tertentu sehingga banyak masyarakat yang tertatrik membeli produk yang mendapatkan potongan harga.
Analisis SWOT

Analisis SWOT merupakan suatu alat analisa yang digunakan untuk melihat kondisi lingkungan internal dan eksternal indomaret. Dari faktor internal indomaret dapat diketahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan indomaret, sedangkan faktor eksternal indomaret kita dapat mengetahui faktor-faktor yang menjadi peluang dan ancaman indomaret.

a.      Analisis Lingkungan Internal
Analisis lingkungan internal digunakan untuk menganalisis fungsi yang mempengaruhi kegiatan dalam pemasaran. Fungsi tersebut merupakan faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan indomaret.

• Faktor-faktor yang menjadi kekuatan indomaret adalah sebagai berikut :

1.Pemasaran
Bila dilihat dari perkembangan usahanya menunjukkan bahwa pemasaran indomaret dalam memasarkan produknya dapat dikatakan cukup berhasil. Tidak hanya mahasiswa saja yang membeli produknya bahkan ibu rumah tangga-pun membeli kebutuhan sehari-harinya ke indomaret.

2.Produk
Dengan berbagai macam produk yang ditawarkannya, diharapkan akan dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan menjadikan konsumen merasa puas berbelanja di indomaret. Sebab produk-produk yang di jual di indomaret lengkap sehingga konsumen lebih mudah mencari kebutuhannya. Dan konsumen merasa aman terhadap produk indomaret sebab tidak terdapat produk yang expired.

3.Personalia (Sumber Daya Manusia)
Usaha-usaha yang telah dilakukan oleh indomaret dalam meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) nya antara lain dengan memberikan pelatihan serta pengarahan kepada para karyawannya sesuai dengan bidangnya masing-masing.


• Faktor-faktor yang menjadi kelemahan indomaret adalah sebagai berikut :

1.Kegiatan Promosi
Dalam memasarkan produknya, pemasaran kurang gencar dalam melakukan promosi penjualan, sebab indomaret ini sudah dikenal masyarakat tentunya. Tidak ada kegiatan pemasaran yang dilakukan melalui jejaring social dan media komunikasi lainnya.

2. Lokasi
Lokasi indomaret yang berada di Jl. Akses UI No. 67 (Kelapa Dua), Depok, Jawa Barat 16951, Indonesia. Merupakan daerah yang berada diantara universitas - universitas ternama. Namun masih ada kelemahan dari lokasi indomaret, hal yang menjadi titik kelemahannya adalah akses jalan yang sering macet di jam – jam tertentu. Tentunya keadaan seperti ini juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen.

b.      Analisis Lingkungan Eksternal
Analisis lingkungan eksternal dipakai untuk menganalisis kondisi perusahaan dari lingkungan jauh, lingkungan industri, dan lingkungan operasional terutama melihat faktor-faktor yang menjadi peluang dan ancaman bagi indomaret.

Lingkungan Jauh (Remote Environment)
Kecendrungan lingkungan makro seperti ekonomi, sosial-budaya ataupun tren dapat mempengaruhi masa depan produk. Dari beberapa aspek tersebut dapatlah diketahui adanya peluang utama bagi produk-produk indomaret ini :

Konsumen, meruapakan peluang bagi indomaret sebab dengan aktifnya konsumen yang menjadi pelanggan indomaret tentu saja menjadi faktor yang membuat indomaret semakin memperluas usahanya meskipun banyak minimarket yang menjual produk sejenis namun jika konsumen yang telah menetapkan pilihannya menjadi konsumen indomaret tetap berbelanja di indomaret sebab indomaret telah menjadi pilihan berbelanja konsumen tersebut.

1. Ancaman Pendatang Baru
Pendatang baru ( Pesaing Baru ) merupakan salah satu ancaman yang harus di waspadai oleh indomaret karena banyak minimarket yang menjual produk sejenis. Tentu saja minimarket itu menjual produk lebih murah dari indomaret demi menarik minat konsumen. Ancaman semacam itu harus diperhatikan oleh pihak manajemen indomaret agar indomaret tidak kehilangan konsumennya.

2. Persaingan diantara Pesaing yang Ada
Persaingan yang terjadi diantara pesaing yang ada terutama persaingan dalam hal harga, potongan harga, serta dalam pelayanannya. Hal ini yang harus diwaspadai oleh manajemen indomaret karena persaingan tersebut dapat merupakan suatu ancaman bagi indomaret.